Jupiter Z1, Salah Satu Contoh Susahnya YIMM Mengabulkan Keinginan Konsumen

Genderang dimulainya babak baru generasi Jupiter Z telah ditabuh Yamaha Indonesia. Walaupun belum resmi diperkenalkan namun langkah seribu didapat jajaran blogger beserta media online untuk menyediakan spyshot Jupiter Z1 sedemikian rupa sebagai tombo (obat) penasaran para insan otomotif roda 2 tanah air.

Dari yang awalnya menebak-nebak, hingga realisasinya begitu nyata. Dari analisa mindgenesis, bocoran spyshot sampai foto yang cukup jelas dari otomotifnet berikut juga tambahan dari tmcblog, hasilnya cukup memuaskan.

Analisa mind genesis yang menyebutkan bahwa gen baru produk yamaha kali ini di asumsikan bernama Jupiter Z1 memang benar adanya. Apa benar kebetulan? Saya pikir tidak. Pastinya sebagai penyandang intelegen otomotif roda 2, mind genesis memiliki telik sandi yang memiliki data akurat akan produk baru yamaha yang satu ini. Berikut juga pengaplikasian forged piston, namun tanpa diasil cylinder. Sebenarnya bukan tanpa, melainkan memakai semi diasyl cylinder.

DESAIN BARU, sudah barang pasti jaman sekarang bila tak memberikan produk yang sedap dipandang mata akan tersisihkan. Desain sangat penting karena dengan memilikinya konsumen akan memiliki kebanggaan tersendiri. Desain ciamik, futuristik nan sporty adalah barang pas yang ditujukan bagi generasi muda yang selalu ingin tampil fresh.

PART BARU, semenjak perubahan dari generasi Jupiter Z (‘Burung Hantu’)  ke New Jupiter Z banyak sekali perubahan yang dilakukan. Desain tampil begitu baru begitu juga basic mesinnya. Begitu pula perangkat pengereman bagian depan tak luput dari pergantian. Kaliper 2 piston di (Jupi Z) diganti single piston di NewJupiZ.

Bagaimana dengan Jupiter Z1? Desain body kembali dirubah. Dibuat lebih sporty seperti NJMX. Dan desain bagian depan 11-12 dengan Honda Blade. Mungkin karena ini adalah saningan utama Jupi Z series. Jupiter Z1 tampil dengan body yang terlihat bersusun atau ganda. Cakram depan (disc/piringan) juga mendapat desain baru meninggalkan desain lama yang sudah dipakai sejak lama.

Sektor mesin juga mendapat perubahan, walaupun sepintas tampak sama namun jangan salah. Dari semua sumber yang saya dapat, Jupiter Z1 memang memiliki mesin yang ‘lebih’ bertenaga dibandingkan sebelumnya. Bila memang demikian pastinya produk anyar ini tak melulu sebagai produk massal melainkan Yamaha sengaja menyiapkan motor ini untuk ajang kompetisi juga. Mirip dengan peluncuran Yamaha F1Z-R dahulu. So, kembali ke DNA awal seperti yang mind genesis kemukakan adalah benar.

Dari kesemua hal seluk-beluk Jupiter Z1 akhirnya terkuak. Namun ada kekurangan yang begitu mendasar. Apa itu?.. Dari sekian banyak foto Jupiter Z1 yang beredar saya lebih menyoroti tentang RDB (Rear Disc Brake/Cakram Belakang). Yamaha keukeuh dengan aplikasi pengereman jenis tromol dibagian belakang untuk Jupiter Z1 yang notabenenya sudah memiliki mesin baru, desain baru dan injeksi. Kenapa Yamaha Indonesia “SULIT” memberikan produk yang sesuai keinginan konsumen? Strategy pasar kah? Rasanya hal tersebut bukan jawaban yang tepat untuk kembali mengecewakan konsumen setianya. (fnc)

Sumber foto : otomotifnet, tmcblog

Gallery Jupiter Z1

About fncounter

Just a Simple Life

Posted on Juli 7, 2012, in Yamaha Jupiter Z1 and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Mungkin pertimbangannya pada harga jual Mas. Jika semua fitur di jejalkan,lalu berapa harga yang harus di tetapkan? Sementara motor ini adalah kelas midle end. Yang cukup sensitif dengan masalah harga. Mungkin anda mnjawab: Kan New Blade bisa??? New blade tanpa fitur injeksi. Yang ke dua,New Blade sedang berusaha keras merongrong dominasi Jupiter,jadi maklum saja jika berani untung sedikit. Mungkin juga di subsidi dari penjualan matic. Hehehehehe….Dan kalo akhirnya New Blade sukses,saya yakin pada akhirnya harga akan ikut di naikkan.
    Maaf,ini hanya pengamatan kasar saya. Tanpa bermaksud menggurui.

    • Sip analisanya. Sebagai konsumen, kita juga membutuhkan kepuasan msbro. Kepuasan dari kebanyakan adalah yang kasat mata. Aplikasi RDB itu membuat produk menjadi value.

      Monggo dijajarkan antara New Blade saat ini dan Jupiter Z1, meski si produk yamaha ini baru tetap saja kurang greng bila disejajarkan. Tinggal ditunggu launchingnya. Thanks kunjungannnya.

      • Sip analisanya. Sebagai konsumen, kita juga membutuhkan kepuasan msbro. Kepuasan dari kebanyakan adalah yang kasat mata. Aplikasi RDB itu membuat produk menjadi value.
        ————-
        kata “menjadi value” menurut saya kok kurang pas ya…
        value=nilai. berarti kata tersebut artinya “menjadi nilai”
        seharusnya “benjadi bernilai” yg dibahasa inggriskan “menjadi valuable”.
        bukan maksud menggurui

      • aq rasa masih pakem rem tromol jupiter

  2. dipikir YMKI, lha wong pake teromol aja brenti manteb kok, ngapain susah pakje RDB???
    yamaha geto loh…rem-nya pakem :lol:

    • Hmm susah lek YMKI mikir kayak gini. Bukan mengutamakan kepuasan pelanggan nih,, :D

      Kalo pakem, saya yakin semua jenis tromol juga pakem asal kampasnya nggak abis saja.. hehe. Kembali lagi, lebih value bila dengan RDB.

  3. Betul. . .betul. . .betul. . .

  4. Ya. Memang harus kita akui,bhw yimm begitu pelit soal ini. Bahkan scorpio saja minus rear disc brake. Apa krn mereka pede dg fitur2 lainnya ya?
    Kembali ke mslh new blade. Saya rasa koq jauh dr kesan sporty. Justru yg saya tangkap adlh kesan elegant. Apalagi jupiter saat ini,sangat amburadul arah designnya. Tapi pd jupiter z1,kelihatannya kembali ke aura awal. Sekali lagi,kelihatannya. Belum tau wujud aslinya sich…Oke mas…lam kenal.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 892 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: